★ Geografi - geografi ..

                                     

★ Geografi

Geografi adalah ilmu yang mempelajari tentang hubungan-hubungan, kesamaan, dan perbedaan antarruang di Bumi. Pusat studi geografi adalah hubungan manusia dan lingkungan. Secara umum, geografi dibagi menjadi dua cabang ilmu, yaitu geografi fisik dan geografi manusia. Setelah tahun 1945, geografi diarahkan untuk ilmu-ilmu sosial dan memprioritaskan studi geografi manusia. Geografi mempunyai konsep-konsep penting yang digunakan untuk memahami hubungan, bentuk, dan fungsi dari peristiwa alam dan peristiwa sosial.

                                     

1. Asal-usul istilah. (The origins of the term)

Erastothenes adalah yang pertama menggunakan istilah geografi. Kata geografi berasal dari gabungan kata dalam bahasa yunani adalah kata Geo dan Graphein. Geo berarti bumi dan graphein yang berarti tulisan atau lukisan, sehingga geografi didefinisikan sebagai penulisan tentang bumi. Dalam arti yang lebih luas, geografi diartikan sebagai ilmu yang mempelajari tentang bumi. Bumi tidak hanya berkaitan dengan bentuk fisik, melainkan mencakup semua gejala-gejala dan proses alam yang terjadi bersamaan dengan gejala dan proses kehidupan. Gejala-gejala dan proses kehidupan ini juga dibahas tentang kehidupan penduduk bumi adalah tumbuhan, hewan, dan manusia. Istilah geografi mulai dikenal dan menyebar luas di kalangan ulama pada abad ke-1 M.

                                     

2.1. Sejarah. Geografi klasik. (The geography of the classic)

Pengetahuan geografi telah dikenal sejak zaman Yunani Kuno. Pada waktu itu, mitologi masih memberikan banyak pengaruh pada pengetahuan tentang bumi. Pengaruh mitologi berkurang setelah ilmu-ilmu alam mulai berkembang sejak abad ke-6 SM. Dasar dari ilmu pengetahuan alam dan ilmu pasti mulai membentuk pengetahuan tentang bumi. Penyelidikan tentang bumi mulai memanfaatkan logika. Pada periode sebelum masehi, filsuf dan sejarawan dalam membentuk siswa pandangan dan pemahaman tentang geografi. Penjelasan-penjelasan tentang geografi masih menjadi sejarah, sementara penjelasan tentang sejarah alam dari geografi. Selain itu, menulis tentang pembuatan peta bumi atau sebuah lukisan yang masih terbatas pada daerah-daerah tertentu. Pada masa sebelum era umum, pengetahuan geografi hanya diberikan untuk hal-hal yang dapat diukur dengan menggunakan ilmu matematika. Penjelasan tentang ruang di muka bumi ini sebagian besar dijelaskan oleh para wisatawan. Konsep yang diberikan berdasarkan pada peristiwa-peristiwa sejarah yang dialami secara langsung atau melalui pengamatan langsung. Selain itu, penjelasan tentang geografi juga mulai membahas tentang gejala dan sifat-sifat alam dan manusia sebagai penghuni alam. Penjelasan yang diberikan oleh para wisatawan yang masih membandingkan daerah asal dan daerah lain yang memiliki perbedaan yang jelas.

                                     

2.2. Sejarah. Geografi abad pertengahan. (Medieval geography)

Pada akhir abad pertengahan, penjelasan tentang geografi masih menjadi hasil dari laporan perjalanan. Laporan ini dibagi dalam laporan perjalanan dan laporan perjalanan laut. Pengetahuan geografi diperoleh dari catatan perjalanan dari pedagang bahwa perdagangan antar negara dan antar benua. Selain itu, pengetahuan geografi juga diperoleh melalui pasukan perang untuk memperluas wilayah negara atau kerajaan lain. Catatan perjalanan yang cukup untuk memberikan banyak informasi tentang geografi adalah catatan perjalanan Via Appia. Catatan ini menggambarkan jalan-jalan antara Roma dan Capua pada tahun 950 M. Catatan lain juga memberikan informasi tentang geografi adalah catatan perjalanan jalur Sutra. Catatan / menit wi ini menjelaskan tentang perjalanan darat dari Cina ke Timur Tengah pada abad pertengahan. Catatan-catatan perjalanan ini kemudian disebarluaskan ke berbagai negara-negara atau kerajaan, sehingga berbagai kegiatan yang bertujuan untuk menemukan suatu daerah baru yang belum dikenal sama sekali.



                                     

2.3. Sejarah. Geografi renaissance. (The geography of the renaissance)

Di renaissance, pengetahuan geografi mengalami perkembangan pesat adalah karena adanya gerakan pembaharuan dalam bidang seni dan filsafat. Mmunculnya memahami protestan juga menjadi penyebab perkembangan ilmu geografi yang berhubungan dengan humanisme dalam agama. Ulama mendapatkan fleksibilitas dalam mengungkapkan pendapatnya tentang keadaan dunia. Wisatawan tidak lagi hanya ingin tahu keadaan geografi secara fisik, tetapi mempunyai tujuan-tujuan tertentu dalam perjalanannya. Wisatawan mencoba untuk menemukan daerah baru yang dapat memberikan sumber keuntungan bagi perekonomian. Mencari keuntungan, hal ini dilakukan dengan membentuk koloni atau perdagangan. Para wisatawan juga memiliki tujuan yang berhubungan dengan agama. Sementara perdagangan atau untuk membentuk koloni, mereka juga menyebarkan agama yang ia percaya untuk daerah-daerah baru. Tujuan ini dianggap sebagai tugas suci dalam rangka pengembangan ajaran agama. Selain itu, pengetahuan tentang wilayah baru juga dapat diperoleh karena adanya peperangan. Keinginan untuk mencari keuntungan ekonomi dan penyebaran agama dapat menimbulkan konflik sosial pada berbagai kepentingan yang berbeda. Perbedaan kepentingan ini kemudian menimbulkan konflik yang memicu terjadinya perang untuk melawan pengaruh kekuasaan.

Sifat penulisan geografi masih deskriptif, meskipun penemuan geografi telah dilakukan dengan tujuan ekonomi, agama, dan kekuasaan. Selain itu, penjelasan yang diberikan belum tertulis untuk memperhatikan gejala-gejala yang diamati. Para wisatawan juga perjalanan menjelajahi daerah-daerah baru untuk dijadikan sebagai petualangan. Hasil dari petualangan ini kemudian digunakan untuk menambah pengetahuan tentang bumi. Pada saat ini juga terjadi perkembangan konsep geografi yang bersifat matematis. Ulama mulai mendapatkan fleksibilitas karena pengaruh gereja mulai berkurang. Sarjana di bidang ilmu-ilmu alam mulai memperoleh penemuan-penemuan yang bertentangan dengan penafsiran gereja Alkitab. Pengetahuan geografi mulai dipelajari secara mendalam sejak penemuan oleh para sarjana ilmu pengetahuan alam abad ke-17 M. tokoh-Tokoh berpengaruh yang Isaac Newton 1629-1695, Robert Boyle 1627-1691, dan Christiaan Huygens 1629-1695. Masyarakat mulai mempelajari gejala-gejala yang berhubungan dengan gunung-gunung dan pegunungan, arus laut, dan angin. Geografi adalah masih terkait dengan sejarah dan astronomi sampai abad ke-18 M. Selain itu, arti dari geografi masih sederhana dan hanya diartika sebagai pengetahuan tentang bumi.

                                     

2.4. Sejarah. Geografi Modern. (Modern Geography)

Pada akhir abad ke-18, mulai mengembangkan pandangan geografi sebagai disiplin ilmiah. Selain itu, geografi juga mulai dilihat sebagai pengetahuan yang dapat dimanfaatkan secara praktis. Sebaliknya, tahu tentang geografi manusia mengalami kemunduran di kalangan ulama pada awal dan pertengahan abad ke-19, M. Kemunduran pengetahuan terjadi di Eropa Barat, khususnya di Inggris dan Berlin. Di Inggris, ilmu geografi manusia tidak berkembang setelah Alexander Maconochie mengundurkan diri dari pekerjaannya sebagai seorang ilmuwan dalam geografi manusia. Di Universitas Berlin, geografi manusia tidak mengalami pertumbuhan. Penyebabnya adalah tidak adanya penerus dari para ilmuwan geografi yang bernama Carl Ritter, yang meninggal pada tahun 1859. Pada akhir abad ke-19, ilmu geografi adalah berpusat pada pengetahuan geologi dan metode ilmiah yang berkaitan dengan geologi. Sebuah studi yang dilakukan lebih menekankan pada iklim, tumbuhan, dan hewan, serta landscape.

Di Amerika Serikat, ilmu geografi telah mengalami pertumbuhan yang pesat di kalangan ilmuwan ilmu-ilmu terapan. Landscape dan sumber daya air mulai dipelajari oleh John Wesley Powell 1834-1902. Pengetahuan ini kemudian digunakan untuk menentukan penggunaan lahan di tempat yang terbaik. Konservasi sumber daya juga mulai diperhatikan dan ditinjau oleh George Perkins Rawa 1801-1882. Marsh menyatakan pandangannya tentang konservasi sumber daya dalam pengantar bukunya, Manusia dan Alam, atau Geografi Fisik sebagaimana telah Diubah oleh Tindakan Manusia 1864. Rawa dikembangkan pemikiran Alexander von Humboldt dan Ritter untuk mengungkapkan pikirannya tentang pengaruh manusia terhadap kerusakan alam.

                                     

2.5. Sejarah. Geografi mutakhir. (The geography of cutting-edge)

Di pertengahan abad ke-20 M. iilmuwan geografi mulai meneliti geografi dengan menggunakan analisis spasial. Pusat studi geografi berada di ranah deskripsi dan sintesis dari aspek fisik dan sosial suatu daerah. Geografer kemudian menggunakan pemahaman matematika hubungan spasial untuk memperoleh wawasan baru tentang geografi. khususnya lokasi geografis dari kota dan interaksinya. Selain itu, perkembangan yang terjadi di geografi manusia. Penyelidikan tentang geografi manusia sudah tidak memiliki tujuan tertentu melainkan menggunakan penelitian ilmiah. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian adalah teori-teori ekonomi neoklasik dengan konsep marxisme, feminisme, pascakolonialisme dan post-modernisme.

Pada saat ini, geografi telah digunakan untuk memecahkan berbagai masalah yang dihadapi oleh manusia. Geografi sebagai bidang ilmu kemudian mulai dikombinasikan dengan berbagai disiplin ilmu lainnya. Selain itu, studi geografi juga telah menggunakan metode statistik dan metode kuantitatif serta memanfaatkan penggunaan menggunakan komputer untuk mengolah dan menganalisis data. Pengadaan data geografis juga telah menggunakan citra satelit sehingga informasi yang diperoleh akan lebih tepat dan akurat. Penggunaan citra satelit dalam studi geografi dipelopori oleh geograf Amerika Serikat dan Swedia pada tahun 1960-an dengan menerapkan metode kuantitatif. Citra satelit yang digunakan pada geografi fisik dan cabang dari geografi lainnya dengan bantuan perangkat lunak komputer. Penggunaan citra satelit ini kemudian diterapkan di banyak negara maju.



                                     

3. Definisi. (Definition)

Eratosthenes abad ke-1 Geografi berasal dari kata geographica yang berarti penulisan atau penggambaran mengenai bentuk muka Bumi. Claudius Ptolomaeus Geografi adalah suatu penyajian melalui peta dari sebagian dan seluruh permukaan bumi. Ullman 1954 Geografi adalah interaksi antar ruang. Strabo 1970 Geografi erat kaitannya dengan faktor lokasi, karakterisitik tertentu dan hubungan antar wilayah secara keseluruhan. Pendapat ini kemudian disebut konsep Natural Attribute of Place. Ekblaw dan Mulkerne Geografi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari bumi, dan kehidupannnya, mempengaruhi pandangan hidup kita, makanan yang kita konsumsi, pakaian yang kita gunakan, rumah yang kita huni, dan tempat rekreasi yang kita nikmati. Paul Vidal de La Blance Geografi adalah studi tentang kualitas negara-negara, di mana penentuan suatu kehidupan tergantung bagaimana manusia mengelola alam ini. Prof. Bintarto 1981 Geografi mempelajari hubungan kausal gejala-gejala di permukaan bumi, baik yang bersifat fisik maupun yang menyangkut kehidupan makhluk hidup beserta permasalahannya melalui pendekatan keruangan, kelingkungan, dan regional untuk kepentingan program, proses, dan keberhasilan pembangunan. Hasil seminar dan lokakarya IGI Ikatan Geografi Indonesia di Semarang 1988 Geografi adalah ilmu yang mempelajari persamaan, dan perbedaan fenomena geosfer dengan sudut pandang kewilayahan, dan kelingkungan dalam konteks keruangan. Von Rithoffen Geografi adalah studi tentang gejala, dan sifat-sifat permukaan bumi serta penduduknya yang disusun berdasarkan letaknya, dan mencoba menjelaskan hubungan timbal balik antara gejala-gejala, dan sifat tersebut. Haris 2012 Geografi adalah suatu ilmu yang mengkaji segala aspek-aspek yang ada di permukaan bumi dengan konsep spasial untuk pemanfaatan pembangunan yang ada di permukaan Bumi. Bernhardus Varenius, Dalam karyanya yang berjudul GEOGRAPHIA GENERALIS, dia membagi geografi menjadi
  • Geografi relatif. (Geography is relatively)
  • Geografi mutlak. (The geography of the absolute)
  • Geografi komparatif. (The geography of comparative)


                                     

4. Objek pembahasan. (The object of the discussion)

Geografi memiliki dua objek diskusi yang merupakan objek material dan objek formal. Objek material geografi, yaitu fenomena geosfer yang meliputi semua benda mati dan makhluk hidup di bumi dan lingkungannya. Diskusi tentang geosfer terdiri dari lima lapisan, yaitu atmosfer, litosfer, hidrosfer, biosfer dan antrosfer. Atmosfer, litosfer dan hidrosfer membahas tentang benda-benda mati di bumi. Suasana membahas tentang udara yang menyelubungi bumi, litosfer membahas kulit bumi, sedangkan hidrosfer membahas tentang air. Biosfer dan antrosfer membahas tentang makhluk hidup. Biosfer membahas tentang hewan-hewan dan tumbuhan, sedangkan antrosfer membahas tentang manusia.

Objek formal geografi membahas cara pandang manusia tentang semua materi yang ada di bumi. Perspektif ini kemudian disertai oleh cara berpikir dan melakukan analisis pada bahan. Pendekatan yang digunakan untuk membuat sebuah perspektif tentang objek material, yaitu melalui analisis. Analisis yang dapat diterapkan dalam geografi adalah analisis spasial, analisis lingkungan, dan analisis kewilayahan.

                                     

5. Konsep. (Concept)

Keterjangkauan. (Affordability)

Dalam geografi, keterjangkauan didefinisikan sebagai kemudahan akses ke jarak yang ditempuh. Kemudahan ini terkait dengan ketersediaan sarana dan prasarana.

Aglomerasi. (Agglomeration)

Aglomerasi adalah sebuah konsep tentang pengelompokan penduduk. Pengelompokan ini didasarkan dari kegiatan manusia pada suatu daerah atau wilayah.

                                     

5.1. Konsep. Lokasi. (Location)

Lokasi merupakan konsep tentang keberadaan suatu objek di bumi yang berkaitan dengan tempat atau letak daerah. Konsep lokasi dibagi menjadi lokasi absolut dan lokasi relatif. Lokasi absolut dapat diketahui dengan melihat garis lintang dan garis bujur, sedangkan lokasi relatif adalah lokasi yang berubah-ubah tempat. Keadaan lokasi absolut adalah tetap dan didasarkan pada astronomi dari bumi. Lintang digunakan untuk menentukan perbedaan iklim, sedangkan garis bujur yang digunakan untuk menentukan perbedaan waktu. Dalam studi geografi, lokasi ini relatif lebih banyak digunakan dibandingkan dengan lokasi absolut. Lokasi relatif ini digunakan untuk menentukan lokasi geografis.

                                     

5.2. Konsep. Jarak. (Distance)

Konsep jarak dalam kehidupan sosial, ekonomi dan politik. Manusia menggunakan konsep jarak untuk mendapatkan berbagai keuntungan. Dalam geografi, konsep jarak ini dibagi menjadi mutlak jarak dan jarak relatif. Perbedaan mutlak antara jarak dan jarak relatif adalah satuan yang digunakan. Jarak mutlak dinyatakan dalam satuan meter atau kilometer, sementara jarak relatif dinyatakan dalam satuan waktu.

                                     

5.3. Konsep. Morfologi. (Morphology)

Dalam geografi, morfologi adalah konsep tentang bentuk permukaan bumi. Bentuk ini diperoleh melalui proses alam. Morfologi hubungan antara proses alam dan hubungannya dengan aktivitas manusia.



                                     

5.4. Konsep. Keterjangkauan. (Affordability)

Dalam geografi, keterjangkauan didefinisikan sebagai kemudahan akses ke jarak yang ditempuh. Kemudahan ini terkait dengan ketersediaan sarana dan prasarana.

                                     

5.5. Konsep. Aglomerasi. (Agglomeration)

Aglomerasi adalah sebuah konsep tentang pengelompokan penduduk. Pengelompokan ini didasarkan dari kegiatan manusia pada suatu daerah atau wilayah.

                                     

5.6. Konsep. Nilai kegunaan. (The value of usability)

Nilai kegunaan berkenaan dengan manfaat yang diberikan oleh suatu wilayah di muka bumi pada makhluk hidup. Nilai kegunaan ini adalah relatif dan berbeda-beda untuk setiap wilayah. Nilai kegunaan dalam suatu daerah dibagi menjadi kelebihan dan kekurangan. Pengembangan nilai kegunaan yang berguna untuk meningkatkan kesejahteraan suatu wilayah.

                                     

5.7. Konsep. Saling ketergantungan. (Interdependence)

Interdependensi adalah sebuah konsep tentang sifat saling ketergantungan antara satu wilayah dengan wilayah lainnya. Masing-masing wilayah dapat mempengaruhi dan dipengaruhi oleh daerah lain karena adanya interaksi untuk memenuhi kebutuhan. Interaksi yang terjadi kemudian bentuk komunikasi, perdagangan dan migrasi antar daerah.

                                     

5.8. Konsep. Diferensiasi area. (The differentiation of the area)

Diferensiasi dari daerah yang berkaitan dengan perbandingan antara daerah yang dikenal melalui perbedaan-perbedaan yang ada. Masing-masing daerah memiliki keunikan yang membedakannya dengan daerah lain.

                                     

5.9. Konsep. Keterkaitan ruang. (The interconnectedness of space)

Keterkaitan ruangan memberikan penjelasan tentang tingkat keterkaitan antara daerah karena interaksi. Jenis interaksi yang terjadi yaitu hubungan kausal di masing-masing wilayah.

                                     

6.1. Pendekatan Geografi. Pendekatan Spasial. (A Spatial Approach)

Analisis keruangan merupakan pendekatan yang khas dalam geografi karena merupakan studi tentang keragaman ruang muka bumi dengan menelaah masing-masing aspek-aspek keruangannya. Aspek-aspek dari bumi faktor-faktor seperti lokasi, kondisi alam, dan kondisi sosial budaya masyarakat. Dalam meninjau aspek-aspek ini, seorang ahli geografi sangat memperhatikan tata letak, sebaran distribusi, interelasi dan interaksi. Salah satu contoh dari pendekatan ruangan adalah sebidang tanah yang harganya mahal karena tanahnya subur, dan terletak di sisi jalan. Dalam contoh tersebut, yang pertama adalah menilai tanah berdasarkan produktivitas pertanian sedangkan yang kedua menilai tanah berdasarkan ruang yang merupakan lokasi strategis.

                                     

6.2. Pendekatan Geografi. Pendekatan Ekologi Lingkungan. (The Approach Of Ecological Environment)

Pendekatan lingkungan didasarkan pada salah satu prinsip dalam disiplin ilmu biologi, yaitu interelasi yang menonjol antara makhluk hidup dengan lingkungannya. Dalam analisis lingkungan geografi yang mempelajari gejala interaksi, dan keterkaitan antara komponen fisikal alamiah dengan nonfisik sosial. Pendekatan ekologi melakukan analisis untuk melihat perubahan komponen biotik dan abiotik dalam keseimbangan ekosistem suatu wilayah. Sebagai contoh, sebuah padang rumput yang ditinggalkan oleh kawanan hewan pemakan rumput akan menyebabkan perubahan dalam tanah, dan kompetisi penghuninya.

                                     

6.3. Pendekatan Geografi. Regional Pendekatan Kompleks Wilayah. (Regional Approach Complex Region)

Analisis kompleks wilayah membandingkan berbagai kawasan di muka bumi dengan memperhatikan aspek-aspek keruangan dan lingkungan dari masing-masing wilayah secara komprehensif. Misalnya, daerah kutub dari karakteristik yang sangat berbeda dari satu wilayah dengan wilayah khatulistiwa.

                                     

7.1. Prinsip. Prinsip distribusi. (The principle of distribution)

Prinsip distribusi prinsip yang paling awal digunakan untuk menilai gejala dan fakta geografi. Penggunaan prinsip ini didasari oleh adanya distribusi yang tidak merata di berbagai fenomena geografis di bumi. Bentuk fenomena yang menggunakan prinsip distribusi, yaitu bentang alam, tumbuhan, hewan dan manusia. Sebuah fenomena yang dapat dijelaskan dengan diarahkan melalui prinsip distribusi. Selain itu, prinsip distribusi juga dapat menjelaskan hubungan antarfenomena.

                                     

7.2. Prinsip. Prinsip keterkaitan. (The principle of interconnectedness)

Prinsip keterkaitan merupakan kelanjutan dari prinsip distribusi. Fenomena-fenomena yang telah diketahui pola penyebaran dan pada kenyataannya, terhubung satu sama lain. Prinsip keterkaitan didasarkan pada kenyataan bahwa manusia dan alam memiliki hubungan yang saling berkaitan. Hubungan ini dapat terjadi antara manusia, alam dan alam dengan manusia.

                                     

7.3. Prinsip. Prinsip penggambaran. (The principle of depiction)

Prinsip penggambaran adalah prinsip yang menjelaskan hubungan antara fenomena dan penyebarannya dalam satu ruang. Keterbatasan ruang yang dijelaskan adalah geosfer. Informasi dapat diberikan dalam bentuk teks, tabel, gambar, atau grafik. Penyajian informasi dilakukan dalam bentuk fakta-fakta, gejala, atau permasalahan yang memiliki hubungan sebab-akibat. Selain itu, penyajian informasi dapat menggunakan metode kualitatif atau kuantitatif.

                                     

7.4. Prinsip. Prinsip korologi. (The principle of korologi)

Prinsip korologi merupakan kombinasi dari prinsip distribusi, prinsip relevansi dan prinsip penggambaran. Dalam prinsip korologi, analisis distribusi untuk gejala-gejala dan masalah geografi yang dilakukan dengan cara mengamati aspek-aspek yang mempengaruhi interaksi. Prinsip korologi diterapkan dalam geografi modern.

                                     

8. Prinsip pemetaan. (The principle of mapping)

Peta dunia Ptolemy disusun kembali dari Geographia Ptolemy sekitar 150 pada abad ke-15, yang menunjukkan "Sinae" Cina di ekstrem kanan luar pulau "Taprobane" Sri Lanka, besar, dan "Aurea Chersonesus" dari Asia Tenggara.

Ptolemeus juga merancang dan menyediakan petunjuk tentang cara untuk membuat sebuah peta dunia yang dihuni oikoumenè, dan provinsi Romawi. Pada bagian kedua dari buku Geographia dia memberikan daftar topografi yang diperlukan dan keterangan untuk peta. Oikoumenè Nya membentang 180 derajat bujur dari kepulauan Canary di Samudra Atlantik ke Cina, dan sekitar 80 derajat lintang dari Arktik India timur sampai jauh ke Afrika Ptolemeus menyadari bahwa ia mengetahui hanya seperempat dari seluruh dunia.



                                     

9. Metode. (Methods)

Hubungan ruang yang merupakan kunci pada ilmu sinoptik ini, dan menggunakan peta sebagai yang utama. Kartografi klasik digabungkan dengan pendekatan analisis geografis yang lebih modern kemudian menghasilkan Sistem Informasi Geografis SIG yang berbasis komputer.

Geografer menggunakan empat pendekatan:

  • Sistematis - Mengelompokkan pengetahuan geografis menjadi kategori yang kemudian dibahas secara global.
  • Analitis - Menjawab kenapa ditemukan suatu masalah dan populasi tersebut pada wilayah geografis tertentu.
  • Regional - Mempelajari hubungan sistematis antara kategori untuk wilayah tertentu atau lokasi di atas planet.
  • Deskriptif - secara sederhana menjelaskan lokasi suatu masalah dan populasinya.
                                     

10. Aspek. (Aspect)

Aspek geografi didasari oleh struktur lingkungan. Berdasarkan struktur lingkungan, geografi dapat dibagi menjadi aspek-aspek fisik dan aspek non-fisik. Aspek fisik geografi meliputi aspek-aspek topologi, biotik maupun non biotik. Sedangkan aspek non-fisik penekanan pada studi tentang perilaku manusia. Aspek Non-fisik meliputi aspek sosial, aspek ekonomi, aspek budaya, dan aspek politik.

                                     

11.1. Cabang. Geografi fisik. (Physical geography)

Cabang ini berfokus pada geografi sebagai ilmu bumi, menggunakan biologi untuk memahami pola flora dan fauna global, dan matematika dan fisika untuk memahami pergerakan bumi dan hubungannya dengan anggota tata surya yang lain. Hal ini juga termasuk ekologi bumi, dan geografi lingkungan.

Topik terkait: atmosfer - nusantara - benua - padang - pulau - bentuk muka bumi - laut - laut - sungai - danau - ekologi - iklim - tanah - geomorfologi - biogeografi - garis waktu geografi, paleontologi - paleogeografi - hidrologi.

                                     

11.2. Cabang. Geografi manusia. (Human geography)

Cabang-cabang geografi non fisik juga disebut antropogeografi yang fokus sebagai ilmu sosial, aspek non-fisik yang menyebabkan fenomena dunia. Mempelajari bagaimana manusia beradaptasi dengan wilayahnya dan manusia lainnya, dan pada transformasi makroskopis bagaimana manusia berperan di dunia. Dapat dibagi menjadi: geografi ekonomi, geografi politik, termasuk geopolitik, geografi sosial, geografi kota, geografi feminisme, dan geografi militer.

Topik terkait: negara-Negara di dunia negara bangsa negara bagian perkumpulan individu provinsi - kabupaten - kota - kecamatan.

                                     

11.3. Cabang. Geografi manusia-lingkungan. (Human geography-environment)

Selama masa determinisme lingkungan, geografi bukan merupakan ilmu tentang hubungan ruang, tetapi tentang bagaimana manusia dan lingkungannya berinteraksi. Meskipun anda ditanya tentang lingkungan sudah tidak berkembang, masih ada tradisi kuat di antara geografer untuk mengkaji hubungan antara manusia dan alam. Terdapat dua bidang pada geografi manusia-lingkungan: ekologi budaya, dan politik, dan penelitian risiko bencana. Karakter manusia yang harus memenuhi kebutuhan hidupnya, ia harus memanfaatkan alam atau eksploitasi alam untuk pemenuhan kebutuhan hidup.

                                     

11.4. Cabang. Perencanaan dan Pengembangan Wilayah. (The planning and Development of the Region)

Cabang-cabang geografi ini adalah cabang yang relatif baru. Dikembangkan pada sekitar tahun 1980-an oleh para ahli geografi dari Eropa, khususnya dari Belanda. Saat kerjasama Universitas antar kedua negara dilakukan, sejumlah ahli Geografi dari Belanda untuk berpartisipasi dalam program pencangkokan dosen di universitas. Hasilnya adalah kelahiran baru program studi nama Program Studi Perencanaan Pembangunan Wilayah, dan sekarang lebih dikenal sebagai Studi Pembangunan Wilayah. Sebelum berdiri menjadi sebuah disiplin tersendiri yang memadukan Ilmu Geografi dengan Ilmu Perencanaan Wilayah proyek ini dikenal dengan nama Rural and Regional Development Planning RRDP. Selain itu dapat dijelaskan bahwa perencanaan, dan pengembangan wilayah dapat berhubungan dengan ilmu-ilmu sosial, terutama yang berkaitan dengan fenomena sosial yang terjadi di masyarakat, sehingga hal ini sangat bersinggungan dengan konsep-konsep, dan teori-teori sosial.



                                     

11.5. Cabang. Ekologi budaya dan politik. (Cultural ecology and political)

Ekologi budaya muncul sebagai hasil kerja Carl Sauer pada geografi dan pemikiran dalam antropologi. Ekologi budaya mempelajari bagaimana manusia beradaptasi dengan lingkungan alam. Ilmu keberlanjutan sustainability kemudian tumbuh dari tradisi ini. Ekologi politik naik ketika beberapa geografer menggunakan aspek-aspek geografi penting untuk melihat hubungan kekuatan alam, dan bagaimana hal itu mempengaruhi manusia. Misalnya, studi yang berpengaruh oleh Micahel Watts berpendapat bahwa kelaparan di Sahel disebabkan oleh perubahan sistem politik, dan ekonomi di wilayah itu sebagai hasil dari kolonialisme dan menyebarnya praktek kapitalisme.

                                     

11.6. Cabang. Penelitian risiko-bencana. (Research the risk-disaster)

Penelitian pada bencana dimulai oleh Gilbert F. Withe, yang mencoba memahami mengapa orang tinggal dataran banjir yang mudah terkena bencana. Sejak itu, bidang ini berkembang menjadi multi disiplin dengan studi bencana alam seperti gempa bumi, dan bencana teknologi seperti kebocoran reaktor nuklir. Ahli geografi yang mempelajari bencana tertarik pada dinamika bencana, dan bagaimana laki-laki, dan masyarakat berurusan dengan itu.

                                     

11.7. Cabang. Geografi sejarah. (Geography history)

Cabang ini mencari penjelasan bagaimana budaya dari berbagai tempat di bumi berkembang dan menjadi seperti sekarang. Studi tentang muka bumi merupakan satu dari banyak kunci atas bidang ini - banyak disimpulkan tentang pengaruh masyarakat terhadap lingkungan, dan sekitarnya.

Ada apa dibalik nama? Geografi sejarah, dan kampus Berkeley

"Geografi sejarah" tentu saja merupakan akibat timbal-balik dari geografi, dan sejarah. Tapi di Amerika Serikat, memiliki arti yang lebih spesifik. Nama ini diperkenalkan oleh Carl Ortwin Sauer dari University of California, Berkeley untuk programnya membenahi geografi budaya dari beberapa orang menyebutkan semua geografi di semua daerah, yang dimulai pada awal abad ke-20.

Untuk Sauer, muka bumi, dan budaya dalam hal ini hanya bisa dipahami jika diteliti pengaruhnya, menurut sejarah. Sauer menekankan studi regional sebagai satu-satunya cara untuk mendapatkan kekhususan wilayah di atas bumi.

Filosofi Sauer adalah konstituen utama dari pemikiran geografi di Amerika pada pertengahan abad ke-20. Sampai sekarang penelitian wilayah itu masih merupakan bagian dari departemen geografi di kampus perguruan tinggi di AS. Tapi banyak ahli geografi pikir ini akan membahayakan ilmu geografi itu sendiri untuk jangka panjang: penyebabnya adalah terlalu banyak pengumpulan data dan klasifikasi sementara analisis dan penjelasannya terlalu sedikit. Penelitian ini untuk lebih spesifik di wilayah para ahli geografi generasi berikutnya berusaha mencari nama yang tepat untuk ini. Mungkin ini yang menyebabkan krisis 1950-an pada geografi yang hampir hancur itu sebagai disiplin akademis.

                                     

12.1. Teknik geografis. Penginderaan jauh. (Remote sensing)

Penginderaan jauh adalah ilmu untuk memperoleh informasi mengenai objek atau fenomena di permukaan bumi tanpa kontak langsung dengan objek atau fenomena yang dikaji. Pengamatan dan pengumpulan informasi yang dilakukan dengan menggunakan sensor yang spesifik. Sensor yang digunakan untuk menangkap dan merekam pantulan cahaya atau sumber energi lainnya dan kemudian mengubahnya karena data dapat dideskripsikan, dianalisis dan diterapkan secara real time. Konsep penginderaan jauh sangat mirip dengan cara kerja mata manusia. Sensor yang digunakan dalam penginderaan jauh yang dipasang pada sebuah platform berbentuk satelit atau pesawat terbang. Satelit ini digunakan untuk melakukan penginderaan banyak ruang, sementara pesawat ini digunakan untuk penginderaan di atmosfer bumi. Hasil dari penginderaan jauh dengan satelit yang disebut citra satelit, sedangkan hasil penginderaan dengan pesawat terbang disebut foto udara.Penginderaan jauh diperoleh melalui media perekam objek atau fenomena yang memanfaatkan energi yang berasal dari gelombang elektromagnetik dan mewujudkan hasil perekaman tersebut dalam bentuk citra. Pemahaman tanpa kontak langsung di sini dapat diartikan secara sempit dan luas. Dalam arti sempit bahwa tidak ada kontak antara objek dengan analis, misalnya ketika data citra satelit diproses dan ditransformasi menjadi peta distribusi temperatur permukaan pada saat perekaman. Secara luas berarti bahwa kontak dimungkinkan dalam bentuk aktivitas ground truth yaitu pengumpulan sampel lapangan untuk dijadikan dasar pemodelan melalui interpolasi dan ekstrapolasi pada wilayah yang jauh lebih luas, dan detail yang tinggi.

Pada awalnya penginderaan jauh kurang dilihat sebagai bagian dari geografi, dibandingkan kartografi. Meskipun demikian, lambat laun disadari bahwa penginderaan jauh merupakan satu-satunya alat utama dalam geografi yang mampu memberikan synoptic overview - lihat singkat tapi menyeluruh - suatu wilayah sebagai titik awal untuk penelitian lebih lanjut. Penginderaan jauh juga mampu menghasilkan berbagai macam informasi keruangan dalam konteks ekologis dan kewilayahan yang menjadi ciri kajian geografis. Selain itu, dari segi persentase, pendidikan indra banyak di Amerika Serikat, Australia, dan Eropa lebih banyak diberikan oleh lembaga ilmu pengetahuan departemen, sekolah atau fakultas geografi.

Dari segi metode yang digunakan, dikenal metode penginderaan jauh manual atau visual dan metode penginderaan jauh digital. Penginderaan jauh manual memanfaatkan citra tercetak foto udara, citra hasil pemindaian scanner di pesawat dan satelit melalui analisis dan interpretasi secara manual / visual". Penginderaan jauh digital menggunakan citra dalam format digital misalnya hasil pemotretan kamera digital, hasil pemindaian foto udara yang telah tercetak dan hasil pemindaian oleh sensor satelit, dan menganalisis dengan bantuan komputer. Kedua metode manual maupun digital menghasilkan peta, dan laporan. Peta hasil metode manual dapat dikonversi menjadi peta tematik digital melalui proses digitalisasi ini sering disebut digital.

Metode Manual ini kadang-kadang juga dilakukan dengan bantuan komputer yaitu melalui proses interpretasi di layar monitor on-screen digitalisasi, yang langsung menurunkan peta digital. Metode analisis citra digital menurunkan peta tematik digital ini diatas. Peta Digital dapat di lay out dan dicetak untuk menjadi produk kartografi disebut basis dat kartografi, tetapi juga dapat menjadi input dalam sistem informasi geografis sebagai dasar dari data geografis. Peta-peta ini untuk selanjutnya menjadi titik awal dari geografiwan dalam menjalankan studi geografi.

                                     

12.2. Teknik geografis. Kartografi. (Cartography)

Pemetaan atau mapping studi representasi permukaan bumi dengan simbol-simbol abstrak. Bisa dibilang, tanpa banyak kontroversi, bahwa kartografi merupakan penyebab meluasnya kajian geografi. Kebanyakan geografer mengakui bahwa ketertarikan mereka pada geografi dimulai ketika mereka terpesona oleh peta di masa kanak-kanak mereka. walaupun subdisiplin ilmu geografi lainnya masih bergantung pada peta untuk menampilkan hasil analisis, pembuatan peta itu sendiri masih terlalu abstrak untuk dianggap sebagai ilmu terpisah.

Kartografi berkembang dari kumpulan teknik menggambar menjadi bagian dari ilmu pengetahuan. Seorang kartografer harus memahami psikologi kognitif dan ergonomi untuk membuat simbol apa yang cocok untuk mewakili informasi tentang bumi yang bisa dimengerti orang lain secara efektif, dan psikologi perilaku untuk memengaruhi pembaca memahami informasi yang dibuatnya. Mereka juga harus belajar geodesi dan matematika yang tidak sederhana untuk memahami bagaimana bentuk bumi berpengaruh pada penyimpangan atau distorsi dari proses proyeksi ke bidang datar.

                                     

12.3. Teknik geografis. Sistem Informasi Geografis. (Geographic Information System)

Sistem Informasi geografis membahas masalah penyimpanan informasi yang berkaitan dengan keberadaan suatu objek atau fenomena di bumi. Seluruh proses pengelolaan data hasil analisis dalam Sistem Informasi Geografis ini dilakukan melalui komputer. Sistem Informasi geografis terdiri dari kumpulan perangkat lunak, perangkat keras, data geografis, pengguna, dan aplikasi. Data geografis yang diperlukan berbentuk data spasial dan data atribut. Data spasial yang berhubungan dengan posisi atau lokasi geografis dari suatu objek di permukaan bumi, sedangkan data atribut memberikan penjelasan dalam bentuk numerik informasi, foto, atau narasi. Data spasial dapat diperoleh dari grafis peta analog, foto udara, citra satelit, survei lapangan, pengukuran theodolite, atau pengukuran dengan menggunakan Global Position System. Sedangkan data atribut dapat diperoleh melalui statistik, pengukuran lapangan, atau sensus.

                                     

12.4. Teknik geografis. Metode kuantitatif geografi. (Quantitative methods in geography)

Metode kuantitatif geografi membahas metode numerik yang khas atau paling tidak ditemukan dalam geografi. Selain untuk analisis spasial, anda mungkin akan menemukan analisis klaster, analisis diskriminan, dan uji statistik non-parametris pada studi geografi.

                                     

13.1. Bidang Terkait. Perencanaan wilayah dan kota. (City and regional planning)

Perencanaan kota dan wilayah menggunakan ilmu geografi untuk membantu mempelajari bagaimana membangun atau tidak membangun suatu lahan menurut kriteria tertentu, misalnya keamanan, keindahan, kesempatan ekonomi, perlindungan cagar alam tau cagar budaya, dsb. Perencanaan kota, baik kota kecil dan kota besar, atau perencanaan suatu negara mungkin akan dianggap sebagai geografi terapan walau mungkin terlihat lebih banyak seni dan pelajaran sejarah. Beberapa masalah yang dihadapi oleh perencana wilayah yang merupakan keluaran dari masyarakat pedesaan, dan kota-kota, dan Pertumbuhan Pintar Pertumbuhan.

                                     

13.2. Bidang Terkait. Ilmu wilayah. (Science region)

Di tahun 1950-an, gerakan regional ilmu pengetahuan muncul, yang dipimpin oleh Walter Isard untuk menghasilkan lebih banyak dasar kuantitatif, dan analitis pada masalah geografi sebagai tanggapan atas pendekatan kualitatif pada program geografi tradisional. Ilmu wilayah berisi pengetahuan bagaimana dimensi keruangan menjadi peran penting, seperti ekonomi regional, manajemen sumber daya, teori lokasi, perencanaan perkotaan dan wilayah, transportasi, dan komunikasi, geografi manusia, distribusi populasi, ekologi muka bumi dan kualitas lingkungan.

                                     

14. Manfaat. (Benefits)

Ilmu geografi dapat digunakan dalam tiga bidang, yaitu subjektifisme, objektivisme logis dan nilai-nilai etika dan estetika. Subjektivisme adalah terkait dengan kegunaan geografi untuk manusia. Dalam hal ini, geografi diterapkan untuk memiliki aplikasi langsung, terutama di bidang pemetaan wilayah. Manfaat geografi dalam bidang objektivisme logis dilihat melalui pengetahuan empiris yang diperoleh dari hasil percobaan dan pengukuran langsung. Dalam hal ini, geografi ini digunakan untuk melihat lokasi geografis di seluruh wilayah tertentu. Di bidang etika dan estetika, geografi berguna untuk melakukan interaksi yang menguntungkan dan saling menguntungkan antara manusia dan lingkungannya. Etika dan estetika dalam geografi dapat terjadi melalui penggunaan wilayah yang tidak menyebabkan bencana alam yang dapat merugikan manusia sebagai pengguna dari daerah.

                                     

15. Pendidikan tinggi. (Higher education)

Di Indonesia, perguruan tinggi membuka program studi Geografi sebagai ilmu murni hanya empat perguruan tinggi, yaitu Universitas Indonesia, UI, Universitas Gadjah Mada UGM, Universitas Negeri Padang UNP, dan Universitas Negeri Malang UM, dan satu perguruan tinggi swasta, Universitas Muhammadiyah Surakarta. Sedangkan program studi Pendidikan Geografi ada di 45 perguruan tinggi.

UGM, Geografi telah dikembangkan lebih lanjut sehingga menjadi terpisah Fakultas sejak tahun 1963, Fakultas Geografi. Saat ini telah memiliki tingkat pendidikan lebih tinggi dari D3 diploma Penginderaan Jauh dan SIG, S1, S2, dan S3. Fakultas Geografi UGM juga mempelajari ilmu Perencanaan, dan Pengembangan wilayah.

Di UI, dari departemen Geografi Fakultas Matematika dan Ilmu pengetahuan Alam MATEMATIKA dan ilmu pengetahuan alam. Geografi adalah dipelajari sebagai bagian dari applied sciences murni sejajar dengan Matematika, Fisika, Kimia, dan Biologi.

Fakultas Geografi UMS didirikan oleh sejumlah alumni, dan dosen Fakultas Geografi UGM. Alumni Pendidikan Tinggi Geografi kemudian membentuk sebuah asosiasi profesional yang disebut Ikatan geograf Indonesia IGI. Selain itu, dalam sebuah wadah yang lebih sempit, Geografiwan dari UGM juga memiliki sebuah wadah Ikatan Geografiwan Universitas Gadjah Mada disingkat IGEGAMA.

Badan Informasi geospasial BESAR yang dahulu disebut Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional Bakosurtanal merupakan salah satu Lembaga Pemerintah Non Departemen para PEJABAT yang berkumpul banyak alumni Geografi, baik dari UI, UGM, dan UMS.

                                     

16. Ilmu pendukung geografi. (The science supporting geography)

Di sini adalah ilmu-ilmu yang mendukung atau membantu dalam geografi.

  • Ilmu astronomi. (The science of astronomy)
  • Ilmu klimatologi. (The science of climatology)
  • Ilmu geologi. (Geological sciences)
  • Ilmu biologi. (Biological sciences)
  • Ilmu zoologi. (Science zoology)
  • Statistik. (Statistics)
  • Ilmu sosiologi. (The science of sociology)
  • Ilmu meteorologi. (The science of meteorology)
  • Ilmu hidrologi. (The science of hydrology)
  • Ilmu ekonomi. (Economic science)
  • Ilmu kartografi. (The science of cartography)
  • Ilmu kependudukan. (Science of population)
  • Ilmu mineralogi. (The science of mineralogy)
  • Ilmu stratigrafi. (The science of stratigraphy)
  • Ilmu hidrografi. (The science of hydrography)
  • Ilmu pedologi. (Science pedologi)
  • Ilmu arkeologi. (The science of archaeology)
  • Ilmu lingkungan. (Environmental science)
  • Ilmu ekologi. (The science of ecology)
  • Ilmu gemologi. (The science of gemology)
  • Ilmu antropologi. (The science of anthropology)
  • Ilmu geokimia. (The science of geochemistry)
  • Ilmu oseanografi. (The science of oceanography)
  • Ilmu tanah. (Soil science)
  • Ilmu botani. (The science of botany)
  • Ilmu morfologi. (The science of morphology)
  • Ilmu petrologi. (The science of petrology)
  • Ilmu geofisika. (Geophysical science)
                                     

17. Geografi. (Geography)

  • Aziz AbSaber.
  • Zheng He.
  • Pangeran Roland Bonaparte. (Prince Roland Bonaparte)
  • Ibnu Batutah. (Ibn Battuta)
  • Alexander Dalrymple.
  • Heinrich Schliemann.
  • Eberhard agustus Wilhelm von Zimmermann.
  • Muhammad al-Idrisi.
  • Yaqut al-Hamawi.
                                     

18. Daftar pustaka. (Bibliography)

  • Hermawan, I. 2009. Geografi: Suatu Pengantar PDF. Bandung: Penerbitan Pribadi.
  • Nasution, T., dan Lopez, M. A. 2018. Konsep Dasar IPS. Yogyakarta: Samudra Biru. ISBN 978-602-5610-98-1. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: penulis daftar link.
  • Sumantri, et al. 2019. Sistem Informasi geografis Sistem Informasi Geografis Kerentanan Bencana PDF. Jakarta: CV. Makmur Cahaya Ilmu. ISBN 978-602-53845-8-5.
  • Priyono dan Yusgiantoro ed 2017. Geopolitik, Geo, geo-ekonomi PDF. Bogor: Unhan Pers. ISBN 978-602-74999-3-5. Pemeliharaan CS1: Teks tambahan: penulis daftar link.
  • Ekadinata, et al. 2008. Sistem Informasi geografis untuk Pengelolaan Bentang Lahan Berbasis sumber Daya Alam Buku 1: Sistem Informasi Geografis dan Penginderaan Jauh Menggunakan ILWIS Open Source PDF. Bogor: World Agroforestry Centre. ISBN 978-979-3198-42-2.
                                     

19. Link eksternal. (External links)

  • Indonesia Ensiklopedia Geografi Online - SekolahVirtual.
  • Indonesia Geografiana - Situs Geografi Populer Indonesia.
  • Indonesia Buana Katulistiwa BK Lembaga Aplikasi Geografi Indonesia Diarsipkan 2003-11-28 di Wayback Machine.
  • Indonesia Lembaga penerbangan dan Antariksa Nasional Lapan Diarsipkan 2011-04-21 di Wayback Machine.
  • Indonesia badan Meteorologi dan Geofisika BMG Diarsipkan 2004-04-29 di Wayback Machine.
  • Indonesia Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional Bakosurtanal Diarsipkan 2008-12-10 di Wayback Machine.
                                     
  • Geografi bahasa Yunani Kuno: Γεωγραφικὴ Ὑφήγησις, Geōgraphikḕ Hyphḗgēsis, lit.  Panduan Geografi juga dikenal dalam bahasa Latin Geographia dan disebut
  • Geografi Pembangunan adalah cabang disiplin ilmu geografi yang mempelajari ataupun mengkaji keterkaitan antara proses pembangunan suatu wilayah dengan
  • Geografi bahasa adalah cabang geografi manusia dan sosiolinguistik yang mempelajari distribusi geografis dari bahasa atau unsur - unsur penyusunnya. Ada
  • Sistem koordinat geografi digunakan untuk menunjukkan suatu titik di Bumi berdasarkan garis lintang dan garis bujur. Garis lintang yaitu garis horizontal
  • Geografi fisik adalah salah satu bagian utama ilmu geografi Geografi fisik adalah bagian ilmu geografi yang mempelajari segala sesuatu yang berkaitan
  • Geografi manusia merupakan cabang geografi yang bidang studinya mencakup aspek gejala di permukaan bumi yang mengambil manusia sebagai objek pokoknya.
  • Geografi sejarah adalah ilmu yang mempelajari tentang manusia, fisik, fiksi, dan fakta geografi pada masa lampau. Ilmu displin ini memiliki bahasan yang
  • Olimpiade Geografi Internasional Inggris: International Geography Olympiad iGeO merupakan kompetisi geografi antarbangsa tahunan untuk siswa berusia
  • Ahli geografi atau singkatnya geografer atau geograf ialah ilmuwan yang bidang studinya adalah geografi yakni studi lingkungan Bumi dan habitat manusia
                                     
  • Artikel ini mendeskripsikan Geografi Timor Leste. Lokasi Asia Tenggara Koordinat 8 50 S 125 55 E 8.833 S 125.917 E - 8.833 125.917 Luas Total: 15
  • Geografi Israel sangat beragam. Wilayah selatan merupakan gurun, dan wilayah utara merupakan pegunungan bersalju. Israel terletak di 31 30 N 34 45 E
  • Geografi New York City memiliki ciri - ciri lokasi pesisir di pertemuan Sungai Hudson dan Samudra Atlantik di pelabuhan yang terlindungi secara alami. Geografi
  • Geografi Ekonomi sesuai namanya adalah cabang ilmu sosial yang memadukan ilmu geografi dan ekonomi. Geografi ekonomi menekankan pokok bahasannya pada aspek
  • Institut Geografi dan Statistik Brasil atau IBGE bahasa Portugis: Instituto Brasileiro de Geografia e Estatística adalah sebuah agensi yang bertanggung
  • Persatuan Geografi Rusia PGR adalah lembaga swadaya, salah satu persatuan geografi tertua di dunia. Ia didirikan pada tahun 1845 di St. Petersburg oleh
  • subwilayah di skema geografi Perserikatan Bangsa - Bangsa untuk Afrika. Botswana Lesotho Namibia Afrika Selatan Swaziland Skema geografi Perserikatan Bangsa - Bangsa
  • Indonesia oleh Selat Singapura dan dari Malaysia oleh Selat Johor. Koordinat geografi 1 18 N 103 51 E 1.300 N 103.850 E 1.300 103.850 kebanyakan peta
  • Geografi Namibia dalah kondisi geografi negara Namibia di benua Afrika bagian selatan. Namibia dibatasi oleh dua sungai besar di sebelah utara, yakni
  • Geografi Suriah menggambarkan keadaan rupa geografis negara Suriah secara keseluruhan. Suriah terletak di Asia Barat, bersebelahan dengan Laut Mediterania
  • Geografi Pakistan adalah letak geografis dan bentang alam negara Pakistan. Pakistan adalah negara di Asia Selatan yang memiliki luas 803.943 km², tidak
                                     
  • Geografi Prancis adalah letak geografis negara Prancis di Eropa Barat, yang berbatasan dengan Teluk Biscay dan Selat Channel, di antara wilayah negara
  • daftar subwilayah di skema geografi Perserikatan Bangsa - Bangsa untuk Eropa. Skema geografi Perserikatan Bangsa - Bangsa Skema geografi Perserikatan Bangsa - Bangsa
  • Amerika terminologi Skema geografi Perserikatan Bangsa - Bangsa Skema geografi Perserikatan Bangsa - Bangsa untuk Afrika Skema geografi Perserikatan Bangsa - Bangsa
  • Skema geografi PBB untuk Afrika Afrika Timur Afrika Tengah Afrika Utara Afrika Selatan Afrika Barat Eurasia Asia Lihat pula: Skema geografi PBB untuk
  • Berikut daftar ahli geografi Hardo Aasmäe Aziz Ab Saber Diogo Abreu Peter Adams Agatharchides Agathedaemon of Alexandria John A. Agnew A. W. Andrews Alypius
  • orang - orang yang mengetahui geografi di Belanda. Organisasi tersebut memiliki sekitar 4000 anggota dan pengajar pendukung pada bidang geografi Organisasi tersebut
  • Emirat Arab Yemen Skema geografi Perserikatan Bangsa - Bangsa Skema geografi Perserikatan Bangsa - Bangsa untuk Afrika Skema geografi Perserikatan Bangsa - Bangsa
  • Wallis dan Futuna Skema geografi Perserikatan Bangsa - Bangsa Skema geografi Perserikatan Bangsa - Bangsa untuk Afrika Skema geografi Perserikatan Bangsa - Bangsa
  • dinamis antara daratan dengan lautan dan menggabungkanya dengan geografi fisik dan geografi manusia. Selain itu juga mempelajari interaksi manusia dengan
  • dan Nigel Thrift melihat geografi regional sebagai analisis kontekstual proses sosial dan ekonomi dari berbagai daerah. Geografi Regional Menurut Para Ahli
                                     

Geosfer

Geosfer dapat diartikan sebagai lapisan yang mencakup keseluruhan komponen baik fisik maupun non-fisik yang pada permukaan bumi. Geosfer sendiri merupakan objek material dalam Geografi yang terdiri dari 5 pokok kajian, yaitu: Atmosfer. Hidrosfer. Antroposfer. Biosfer. Litosfer.

                                     

Chennai Utara

Chennai Utara adalah sebuah istilah geografi yang dipakai untuk merujuk kepada bagian utara kota Chennai. Meskipun definisinya beragam dalam hal waktu dan konteks, para sejarawan umumnya menerima bahwa Chennai Utara dipakai untuk bagian kota Chennai yang terletak di utara Sungai Coovum.

Users also searched:

geografi, Geografi, materi geografi, pendekatan geografi, cabang ilmu geografi, aspek geografi, pengertian dasar geografi, prinsip geografi, sejarah geografi, prinsip, materi, pendekatan, cabang, ilmu, aspek, pengertian, dasar, sejarah, konsep, konsep geografi,

Encyclopedic dictionary

Translation

Pengertian dasar geografi.

Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi. Geografi. Informasi. KABUPATEN PAKPAK BHARAT Komp. Panorama Indah Sindeka Salak Kabupaten Pakpak Bharat Sumatra Utara Kode Pos 22272. Aspek geografi. JURNAL GEOGRAFI Jurnal Unimed Universitas Negeri Medan. All writers can send manuscripts to the Jurnal Geografi in English. Thank you. Posted: 2021 01 08. SINTA 2 ACCREDITED GEOGRAPHY JOURNAL OF.





Prinsip geografi.

Aspek Geografi & Demografi – Bappeda Provinsi Sulawesi Barat. Jurnal Geografi Aplikasi dan Teknologi JAGAT merupakan majalah Ilmiyah yang membaha teori dan praktik geografi serta kajian geografi fisik, pengindraan​. Konsep geografi. Pangea Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi. Geografi. Followers: 0. Zbiory danych: 1. Organizations Go. 1 dataset found. Grupy: Administrasi Pemerintahan Geografi. Filter Results. Jumlah RS Dan.


Cabang ilmu geografi.

Jurusan Geografi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Geografi AMIKOM Gedung 6 Lt 2 Ruang 6 UNIVERSITAS AMIKOM Yogyakarta Jalan Ring Road Utara, Condong Catur, Depok, Sleman, Yogyakarta. Materi geografi. Geografi Kelas 10 Zenius Education. Keadaan Geografis. 1.1 Letak dan Batas Wilayah. Kota Sukabumi secara Geografis terletak di bagian selatan Jawa Barat pada koordinat 106 ˚4550 Bujur Timur.





Pendekatan geografi.

JAGAT Jurnal Geografi Aplikasi dan Teknologi Ojs UHO. GEOGRAFI DAN TOPOGRAFI KABUPATEN KLATEN. LETAK GEOGRAFIS. Wilayah Kabupaten Klaten terletak antara BujurTimur:1100 26 14 – 1100 47 51. Geografi Selamat Datang. Geografi yaitu ilmu yang mempelajari tentang lokasi serta persamaan dan perbedaan variasi keruangan atas fenomena fisik dan manusia di atas permukaan.


Geografis – Kota Jambi Pemerintah Kota Jambi.

Geografi adalah ilmu tentang permukaan bumi, iklim, penduduk, flora, fauna, serta hasil yang diperoleh dari bumi. Halaman all. GEOGRAFI Ensiklopedia Dunia ITBU Jakarta. A. Luas dan letak. Daerah Kabupaten Dairi mempunyai Luas 191.625 Hektar yaitu sekitar 2.68 % dari luas Propinsi Sumatera Utara 7.160.000 Hektar dimana.


Geografi PEMKAB DAIRI.

Geografis. Home Geografis. Kota Surabaya sebagai ibukota Provinsi Jawa Timur terletak di tepi pantai utara Provinsi Jawa Timur atau tepatnya berada diantara. Definisi Ilmu Geografi dan Konsepnya Halaman all. Fakultas Geografi Fakultas Geografi Geografi. Up a level University Structure 1058. Fakultas. Jurnal Geografi Media Informasi Pengembangan dan SINTA. Untuk mengakses konten ini, silahkan lakukan sign in sign up. Geografi. Bab 01 Konsep Wilayah dan Tata Ruang. Materi Konsep Wilayah dan Tata Ruang.





Program Studi Pendidikan Geografi – Fakultas Keguruan dan Ilmu.

Letak geografis 106o4828 – 107o2729 Bujur Timur dan 6o106 – 6o306 Lintang Selatan. Topografi Kondisi Topografi kota Bekasi dengan kemiringan. Tabel Dinamis Subjek Geografi Badan Pusat Statistik. Hmm betul banget Squad, geografi juga mempelajari segala sesuatu yang terjadi di bumi ini. Melalui ilmu geografi, kamu bisa mempelajari. GEOSAC 2021 – Pemuda Terpelajar Menuju Masa Depan yang. Webinar Pendidikan Tata Ruang diselenggaakan oleh Program Studi Sarjana ​S1 dan Magister S2 Pendidikan Geografi FKIP UNS pada tanggal 13 Februari​.





Keadaan Geografis Portal Resmi Kota Sukabumi.

Bab 01 Pengetahuan Dasar Geografi. Pengetahuan Dasar Bab 02 Pengetahuan Dasar Pemetaan, Pengindraan Jauh, dan Sistem Informasi Geografis. S1 Pendidikan Geografi Universitas Prof. Dr. Hazairin, SH. Sesuai dengan letak geografis, dipengaruhi iklim daerah tropis yang dipengaruhi oleh angin muson dengan 2 musim, yaitu musim kemarau pada bulan April –. Media Komunikasi Geografi Ejournal Undiksha. Letak geografis ditentukan pula oleh segi astronomis, geologis, fisiografis dan social budaya. Berdasarkan letak geografisnya, kepulauan Indonesia di antara. Kondisi Geografis.id. Secara geografis, Kabupaten Blora tidak berbatasan dengan pantai dan masih menjadi bagian wilayah utara Pulau Jawa. Kabupaten Blora berada di.


Program Studi S1 Pendidikan Geografi – Fakultas Ilmu Sosial.

Ahli geografi menjelajahi sifat fisik permukaan bumi dan. Geografis DPM PTSP Kota Surabaya. KATA KUNCI: Pendidikan geografi, cinta Tanah Air, interaksi belajar mengajar, guru geografi, kendala media, dan pembentukan karakter bangsa. ABSTRACT: ​. Geografis Pemerintah Kota Malang. Menjadi Program Studi penyelenggara pendidikan guru geografi yang mampu bersaing di tingkat nasional pada Tahun 2020 yang didasari oleh kecerdasan. Fakultas Geografi – Universitas Gadjah Mada. Journal title, Jurnal Pendidikan Geografi: Kajian, Teori, dan Praktik dalam Bidang Pendidikan dan Ilmu Geografi. Initials, JPG. Abbreviation, J. Pend. Geo. JURNAL Geografi dan Pengajarannya Jurnal Unesa. Jurnal Geografi: Media Informasi Pengembangan dan Profesi Kegeografian 12 ​1 … 16. Page 1 of 20 Total Records 197. 1.





Browse by Year where Division is Fakultas Geografi Geografi.

Visi, Misi, dan Tujuan. Visi Menjadi Program Studi Pendidikan Geografi yang bermutu dan berkarakter. Misi. Menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran,. Geografi Kabupaten Sukabumi. KONDISI GEOGRAFIS KOTA YOGYAKARTA I BATAS WILAYAH Kota Yogyakarta berkedudukan sebagai ibukota Propinsi DIY dan merupakan satu satunya.


Geografi Kedutaan Besar Republik Indonesia, di NUR SULTAN.

Jurusan Geografi. Search for: Download Panduan Skripsi. Panduan Penulisan SKRIPSI FMIPA UNM. FMIPA UNM. Sejarah Visi, Misi, dan Tujuan Pimpinan. Arti kata geografi Kamus Besar Bahasa Indonesia KBBI Online. Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi e ISSN: 2549 1830 Terbit dua kali setahun bulan Juni & Desember. Mengundang dosen peneliti. Geografi lombokutarakab Kabupaten Lombok Utara. Katalog Unsur Geografi Indonesia KUGI adalah pemberian kode dan struktur dalam data geografis sesuai dengan Peraturan BIG Nomor 12 Tahun 2013.


Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi.

Beranda Profil. Sejarah Visi & Misi Geografi Demografi Potensi Daerah. Pemerintahan. Walikota Wakil Walikota Sekretariat Daerah OPD Download. JURNAL GEOGRAFI. Universitas Negeri Medan ‪‪Dikutip 56 kali‬‬ ‪Pendidikan‬ ‪Geografi‬ ‪Geografi Fisik‬ ‪Geografi Teknik‬ ‪Geografi Sosial‬. Penjelasan Apa Itu Geografi, Para Ahli dan Cabang Ilmunya. Geografis. KEADAAN GEOGRAFI. Kota Malang yang terletak pada ketinggian antara 440 – 667 meter diatas permukaan air laut, merupakan salah satu kota. KONDISI GEOGRAFIS Website Pemerintah Kab Blora. Letak Geografis Secara Geografis Kabupaten Samosir terletak pada 20 24 20 25 Lintang Utara dan 980 21 990 55 BT. Secara Administratif Wilayah.





Free and no ads
no need to download or install

Pino - logical board game which is based on tactics and strategy. In general this is a remix of chess, checkers and corners. The game develops imagination, concentration, teaches how to solve tasks, plan their own actions and of course to think logically. It does not matter how much pieces you have, the main thing is how they are placement!

online intellectual game →